Prabowo Subianto, banyak orang yang mengenal beliau sebagai mantan Danjen Kopassus-Jabatan militer yang diembannya pada tahun 1995 hingga 1998, yang mampu membuat harum nama Indonesia di dunia internasional dengan beberapa prestasinya, antara lain

1. Pembebasan sejumlah peneliti yang tergabung dalam Ekspedisi Lorentz 95, yang ditawan oleh OPM pimpinan Kelly Kwalik, di desa Mapenduma, kecamatan Tiom, Jayawijaya, Papua.

2. Ekspedisi Everest Kopassus ’97, ekspedisi pendakian gunung Everest yang memiliki ketinggian 8.840 m, gunung tertinggi di dunia dan memiliki jalur pendakian yang sulit serta mematikan.

3. Kopassus memiliki kesejahteraan yang paling baik dibandingkan satuan lainnya dan memiliki kelengkapan militer yang dapat disejajarkan dengan satuan elite militer dunia lainnya.

Read More

Innalillahi Wa Innaillahi Roji’un telah berpulang ke rahmattullah Jendral Besar HM. Soeharto mantan Presiden Republik Indonesia ke-2 pada hari Minggu, 27 Januari 2008 pada pukul 13.10 di Rumah Sakit Pertamina Pusat Jakarta dikarenakan sakit yang selama ini beliau alami. Penyakit yang disebabkan kegagalan jantung, paru – paru, ginjal, dan sebagainya. Penyakit yang terlalu kompleks bagi orang tua seumur beliau. Read More

Bung Karno yang saya tulis disini bukanlah Soekarno atau lebih dikenal dengan sebutan Bung Karno, Presiden Pertama Republik Indonesia. Seorang Presiden yang mampu memukau dan menyihir rakyatnya melalui berbagai orasi dan pidatonya yang menggelegar bagai halilintar, mengalir bagai aliran air, dan mendayu – dayu bagai alunan lagu baik ketika melawan penjajah Belanda, penjajah Jepang maupun setelah Agresi Militer Belanda selesai. Dan karena kepiawaiannya tersebut beliau memperoleh julukan Singa Podium, Penyambung Lidah Rakyat, dan sebagainya. Read More

Kota Makassar di Sulawesi Selatan sedang bergejolak. Pemilihan Kepala Daerah (Gubernur)akan di ulang di 4 (empat) kabupaten berdasarkan keputusan Mahkamah Agung, padahal sebelumnya KPUD telah menetapkan pasangan gubernur sesuai dengan hasil penghitungan suara. Namun, karena ada suara2 ketidak puasan hingga ke Jakarta, maka pemilihan kepala daerah akan segera di ulang. Untuk menjadikan kondisi Makassar kembali kondusif dan roda pemerintahan dapat berjalan seperti biasa maka pemerintah menunjuk pejabat gubernur sementara, hingga pelaksanaan Pilkada ulang dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tertib serta mampu memenuhi semua aspirasi masyarakat.

  Read More

Kecelakaan kendaraan angkut udara TNI kembali terjadi, entah yang ke berapa, yang pasti jumlah  kendaraan udara TNI dan pekerjaan bagi para perwira muda TNI AU yang baru lulus Sekolah Penerbang khususnya semakin berkurang. Mungkin mereka akan di alih fungsikan menjadi Office Boy atau Pengasuh Anak di rumah para pejabat Militer baik di Angkatan Darat, Angkatan Laut, maupun Angkatan Udara. Atau mungkin menjadi bodyguard para pengusaha pengutang pajak yang menikmati sebagian besar fasilitas yang diberikan oleh pemerintah. Bisa juga menjadi bandar narkoba, cukong kayu, bandar judi, beking lokalisasi, dan lain sebagainya. Itu semua bagi orang – orang yang memiliki mental bajingan, namun yang bermental “putih” mungkin…mungkin…akan jadi dosen, tukang ojek, sopir mikrolet, sopir taksi tembak, dan pekerjaan sejenis yang tergolong halal sesuai standar masyarakat yang mengimplementasikan dengan benar ajaran agama yang diyakininya. Read More

Bangsa “tempe”, saat ini barangkali sering terucap dalam setiap perkataan, ulasan, diskusi, dan caci maki masyarakat di sekitar kita, termasuk di dalamnya para pejabat negara. Padahal menurut pengertian saya, bangsa “tempe” adalah sebuah bangsa yang diibaratkan bagai sosok yang mudah diinjak-injak (seperti proses pembuatan tempe) oleh bangsa lain. Bangsa yang lemah mental, tidak memiliki kepribadian, dan bangsa yang tidak memiliki pijakan yang kuat untuk melangkah, sehingga mudah terombang – ambing dan dikendalikan oleh pihak lain. Bagi masyarakat umum, ucapan bangsa “tempe” merupakan umpatan terhadap kondisi yang saat ini mereka alami di negeri ini dengan sulitnya memperoleh minyak tanah, mahalnya bahan makanan pokok dan kesulitan mendapatkan pelayanan publik. Namun, ketika ucapan tadi keluar dari mulut seorang pejabat publik, apakah makna yang tersirat dari ucapannya? entahlah…semoga tidak seperti pengertian yang saya pahami di atas. Read More

Sedih, trenyuh, pedih hati ini setiap kali melihat tayangan renovasi sekolah di salah satu televisi nasional. Kondisi sekolah yang akan diperbaiki sebelumnya tidak terawat dan rusak: genteng bocor, dinding jebol, meja kursi hancur, papan tulis pecah dan ketiadaan fasilitas penunjang pendidikan lainnya terekam dalam ayunan kamera sang fotografer. Bahkan, para siswanya pun kadang masih ada yang menggunakan seragam seadanya, tanpa sepatu maupun tanpa seragam merah putih. Keadaan tersebut berbanding terbalik dengan sekolah yang akan melakukan kunjungan untuk menyambung tali silaturahmi, menularkan sedikit ilmu, membagi sedikit rejeki bagi para guru dan siswa yang kekurangan, dan…memamerkan ‘sedikit’ kekayaan mereka. Fasilitas pendidikan serba lengkap, modern dan canggih, seragam tersetrika dengan mulus dan rapih, kulit halus dan bersinar, sepatu tidak ada yang terlihat berlubang pada ujung kakinya. Read More

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.