Selamat Menempuh Hidup Baru Jendral Besar HM. Soeharto

Innalillahi Wa Innaillahi Roji’un telah berpulang ke rahmattullah Jendral Besar HM. Soeharto mantan Presiden Republik Indonesia ke-2 pada hari Minggu, 27 Januari 2008 pada pukul 13.10 di Rumah Sakit Pertamina Pusat Jakarta dikarenakan sakit yang selama ini beliau alami. Penyakit yang disebabkan kegagalan jantung, paru – paru, ginjal, dan sebagainya. Penyakit yang terlalu kompleks bagi orang tua seumur beliau. Read more »

Bung Karno memimpin Di Kabupaten Tangerang

Bung Karno yang saya tulis disini bukanlah Soekarno atau lebih dikenal dengan sebutan Bung Karno, Presiden Pertama Republik Indonesia. Seorang Presiden yang mampu memukau dan menyihir rakyatnya melalui berbagai orasi dan pidatonya yang menggelegar bagai halilintar, mengalir bagai aliran air, dan mendayu – dayu bagai alunan lagu baik ketika melawan penjajah Belanda, penjajah Jepang maupun setelah Agresi Militer Belanda selesai. Dan karena kepiawaiannya tersebut beliau memperoleh julukan Singa Podium, Penyambung Lidah Rakyat, dan sebagainya. Read more »

Haruskah kekuasaan Diperebutkan?

Kota Makassar di Sulawesi Selatan sedang bergejolak. Pemilihan Kepala Daerah (Gubernur)akan di ulang di 4 (empat) kabupaten berdasarkan keputusan Mahkamah Agung, padahal sebelumnya KPUD telah menetapkan pasangan gubernur sesuai dengan hasil penghitungan suara. Namun, karena ada suara2 ketidak puasan hingga ke Jakarta, maka pemilihan kepala daerah akan segera di ulang. Untuk menjadikan kondisi Makassar kembali kondusif dan roda pemerintahan dapat berjalan seperti biasa maka pemerintah menunjuk pejabat gubernur sementara, hingga pelaksanaan Pilkada ulang dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tertib serta mampu memenuhi semua aspirasi masyarakat.

  Read more »

Rental Kendaraan TNI

Kecelakaan kendaraan angkut udara TNI kembali terjadi, entah yang ke berapa, yang pasti jumlah  kendaraan udara TNI dan pekerjaan bagi para perwira muda TNI AU yang baru lulus Sekolah Penerbang khususnya semakin berkurang. Mungkin mereka akan di alih fungsikan menjadi Office Boy atau Pengasuh Anak di rumah para pejabat Militer baik di Angkatan Darat, Angkatan Laut, maupun Angkatan Udara. Atau mungkin menjadi bodyguard para pengusaha pengutang pajak yang menikmati sebagian besar fasilitas yang diberikan oleh pemerintah. Bisa juga menjadi bandar narkoba, cukong kayu, bandar judi, beking lokalisasi, dan lain sebagainya. Itu semua bagi orang – orang yang memiliki mental bajingan, namun yang bermental “putih” mungkin…mungkin…akan jadi dosen, tukang ojek, sopir mikrolet, sopir taksi tembak, dan pekerjaan sejenis yang tergolong halal sesuai standar masyarakat yang mengimplementasikan dengan benar ajaran agama yang diyakininya. Read more »

Bangsa “Tempe” yang Kehilangan Tempe

Bangsa “tempe”, saat ini barangkali sering terucap dalam setiap perkataan, ulasan, diskusi, dan caci maki masyarakat di sekitar kita, termasuk di dalamnya para pejabat negara. Padahal menurut pengertian saya, bangsa “tempe” adalah sebuah bangsa yang diibaratkan bagai sosok yang mudah diinjak-injak (seperti proses pembuatan tempe) oleh bangsa lain. Bangsa yang lemah mental, tidak memiliki kepribadian, dan bangsa yang tidak memiliki pijakan yang kuat untuk melangkah, sehingga mudah terombang – ambing dan dikendalikan oleh pihak lain. Bagi masyarakat umum, ucapan bangsa “tempe” merupakan umpatan terhadap kondisi yang saat ini mereka alami di negeri ini dengan sulitnya memperoleh minyak tanah, mahalnya bahan makanan pokok dan kesulitan mendapatkan pelayanan publik. Namun, ketika ucapan tadi keluar dari mulut seorang pejabat publik, apakah makna yang tersirat dari ucapannya? entahlah…semoga tidak seperti pengertian yang saya pahami di atas. Read more »

Pendidikan (sudahkah) untuk semua?

Sedih, trenyuh, pedih hati ini setiap kali melihat tayangan renovasi sekolah di salah satu televisi nasional. Kondisi sekolah yang akan diperbaiki sebelumnya tidak terawat dan rusak: genteng bocor, dinding jebol, meja kursi hancur, papan tulis pecah dan ketiadaan fasilitas penunjang pendidikan lainnya terekam dalam ayunan kamera sang fotografer. Bahkan, para siswanya pun kadang masih ada yang menggunakan seragam seadanya, tanpa sepatu maupun tanpa seragam merah putih. Keadaan tersebut berbanding terbalik dengan sekolah yang akan melakukan kunjungan untuk menyambung tali silaturahmi, menularkan sedikit ilmu, membagi sedikit rejeki bagi para guru dan siswa yang kekurangan, dan…memamerkan ’sedikit’ kekayaan mereka. Fasilitas pendidikan serba lengkap, modern dan canggih, seragam tersetrika dengan mulus dan rapih, kulit halus dan bersinar, sepatu tidak ada yang terlihat berlubang pada ujung kakinya. Read more »

Mengapa Soeharto?

Soeharto, mantan Presiden Republik Indonesia ke-2 yang disegani, dihormati, dan ditakuti oleh kawan maupun lawan dalam kehidupannya sebagai pribadi maupun sebagai Kepala Negara. “Kejatuhan”nya di masa reformasi sampai saat ini masih menyisakan berbagai tuntutan hukum terhadap semua kebijakan dan tindakan yang telah dilakukannya di waktu lampau. Kebijakan dan tindakan yang sampai saat ini dapat dinikmati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

 

Kelancaran bertransportasi, kelancaran berkomunikasi, kemudahan dalam memperoleh bahan pokok untuk kehidupan sehari-hari, kemudahan untuk bersekolah, kemudahan untuk memperoleh layanan posyandu dan puskesmas, dan lain sebagainya. Tentu tidak mudah untuk menyediakan berbagai macam fasilitas tersebut di tengah kemajemukan bangsa dan di mulai ketika bangsa ini sedang tertimpa sebuah krisis baik dalam bidang politik, ekonomi, dan pertahanan keamanan.

  Read more »

Memilih Dikuasai Negara atau Perusahaan Multinasional

Hidup di dunia akan selalu dihadapkan oleh  berbagai macam keputusan untuk menentukan  yang terbaik di antara 2 (dua) pilihan. Apakah  baik dan buruk,  benar dan salah,  dan sebagainya, banyak pilihan yang ‘berkeliaran’ di sekitar kita dan pilihan kita tersebut akan menentukan jalan hidup kita di masa yang akan datang.

Saat ini, saya dan sebagian besar pembaca blog saya yang berbahasa indonesia pasti  tinggal di dalam sebuah wilayah dunia bernama Negara Kesatuan Republik Indonesia, dimana pengertian negara menurut wikipedia sebagai berikut Read more »

Resensi buku The World is Flat – Thomas L. Friedman

Baru saja selesai baca buku The World is Flat versi Indonesia karya Thomas L. Friedman seorang kolumnis di The New York Times. Buku yang menarik, paling tidak membuka cakrawala berpikirku tentang dunia saat ini dan di masa yang akan datang. Sudah sepantasnya dibaca oleh semua komponen bangsa baik itu pelajar, mahasiswa, pengusaha, pegawai negeri sipil, birokrat, petani, dan sebagainya. Read more »

Bagaimana Menghancurkan Indonesia

Pembangunan di Indonesia dalam beberapa sudut pandang para pemerhati, kritikus, politikus, sejarawan, budayawan, dan sejenisnya saat ini sedang “Jalan di Tempat” karena penyakit KKN belum tersentuh, sehingga memerlukan obat mujarab sebagai penyembuh, penyegar, penyemangat, dan penguat Indonesia di masa depan serta di harapkan dapat bersaing dengan bangsa maju lainnya di dunia. Hanya saja tidak akan ada obat yang mujarab bila kita tidak mengetahui penyebab “penyakit” tersebut. Read more »